Rumor Bakal Rilis Album Bulan Mei, Fans Arctic Monkeys Panas - MLDSPOT
  • Music News
  • Rumor Bakal Rilis Album Bulan Mei, Fans Arctic Monkeys Panas

Rumor Bakal Rilis Album Bulan Mei, Fans Arctic Monkeys Panas

Wed, 28 March 2018
Rumor Bakal Rilis Album Bulan Mei, Fans Arctic Monkeys Panas

Terakhir Arctic Monkeys tampil di depan publik adalah saat melakukan AM Tour tahun 2013-2014. Nggak tanggung-tanggung, Urbaners, Arctic Monkeys melakukan 150 konser di lebih dari 25 negara di seluruh dunia. Tepatnya tanggal 24 Agustus 2014 setelah konser terakhir, Arctic Monkey mengumumkan akan hiatus sampai batas waktu yang belum ditentukan.

Empat tahun berselang, seorang fans Arctic Monkeys memergoki sang vokalis, Alex Turner, sedang membeli kebab di Sheffield. Fans tersebut kemudian bertanya kapan single atau album baru Arctic Monkeys akan keluar. Siapa sangka, Alex Turner menjawab akan segera keluar. Nggak hanya itu, Urbaners, fans Arctic Monkeys lain bertemu dengan sang drummer, Matt Helders, dan mengatakan bahwa album terbaru akan keluar bulan Mei.

 

Udah mulai berkumpul di awal tahun 2018

Dilansir oleh independent.co.uk, para personel Arctic Monkeys ini udah dikumpulkan pada bulan Januari 2018 kemarin. Mereka diyakini melakukan brainstorming album baru, tur, revamping website, dan logo baru Arctic Monkeys. Jika lo membuka website dari Arctic Monkeys, lo akan melihat deretan tur yang dimulai dari Los Angeles dan berakhir di Eropa.

Masih belum terlalu jelas apakah tur ini merupakan tur album baru atau memang sengaja melakukan penyegaran sebelum melakukan tur sesungguhnya di tahun 2019 besok. Sang bassist dari Arctic Monkeys, Nick O’Malley, mengatakan bahwa sejak bulan September para personilnya udah mulai melakukan rekaman kasar. Seharusnya di tahun 2018 ini, album Arctic Monkeys udah bisa dirilis.

 

Mengeluarkan vinyl edisi spesial

Lalu bagaimana jika lo udah nggak sabar menunggu album baru keluar dan nggak bisa nonton konsernya di Amerika Serikat dan Eropa? Jangan khawatir, Urbaners, di bulan April ini Arctic Monkeys mengeluarkan vinyl edisi spesial album pertama Whatever People Say I Am, That’s What I’m Not. Paling kerennya lagi, vinyl tersebut dilengkapi dengan 16 booklet lirik lagu + notes dan puisi dari John Cooper Clarke.

Bagaimana, Urbaners? Udah nggak sabar dengan album baru Arctic Monkeys?

 

Source: nme.com

Cerita Seru dibalik Album '2020' White Shoes & The Couples Company

Wed, 14 April 2021
WSATCC

Di pembahasan Swing Jazz beberapa waktu lalu, MLDSPOT sempat membahas salah satu grup di Indonesia yang menganut genre jazz yang satu ini – yaitu White Shoes and The Couples Company. Grup yang sudah berdiri sejak 2002 hingga sekarang ini. Band yang berada dibawah naungan Indonesian Label Aksara Records dan American Label Minty Fresh di Chicago ini emang udah nggak diragukan lagu eksistensinya.

Udah hampir 20 tahun berkarir di industri musik Indonesia, White Shoes and The Couples Company udah total ngerilis 3 full album. Band yang dikenal dengan singkatan WSATCC ini nggak di tahun 2020 lalu udah ngerilis album baru berjudul ‘2020’.

Dengan konsep yang unik, album ‘2020’ ini berhasil membuat WSATCC dikenal dengan warna yang baru. Bahkan, baru-baru ini mereka rilis albumnya versi CD!

Meskipun nggak jauh berbeda, banyak hal unik dibalik album ini yang perlu lo ketahui. Biar nggak penasaran, langsung aja simak artikel ini sampai habis!

Udah Direncanain 10 Tahun Kebelakang!

WSATCC

Credit image – Whiteboard Journal

Di balik peluncuran album baru ini, sebenarnya selama 10 tahun ke belakang WSATCC udah punya ide proyek baru dan ada rencana rekaman di 2016. Hal ini juga diungkapkan langsung oleh Ricky Virgana selaku basssist dan juga cellist.Tapi ide ini baru bisa terealisasikan di September 2019.

Rencana awalnya, album ini bakal dirilis pada Juni 2020. Tapi harus tertunda lagi karena era new normal. Selanjutnya, sang drummer – John, tiba-tiba punya ide yang pengen bikin karya tapi instrumennya dimainkan dari bass betot. Setelah disampaikan ke produser – Indra Ameng, ia menyetujui dan akhirnya jadilah album keren dari WSATCC ini!

Kenapa Harus 2020 Sih?

Dengan angka yang diberikan berkaitan dengan tahun yang membuat kita semua terpuruk, sang vokalis – Aprilia Apsari mengungkapkan, judul dari konsep yang diusung ini terinspirasi dari Wong Kar Wai yang berjudul 2046.

Menurut Aprilia, panduan angka untuk dijadikan sebuah judul jadi sesuatu yang nggak bisa dijelasin. Dengan judul angka tersebut orang bakal punya persepsi masing-masing – maknanya akan beda dengan judul yang menggunakan kalimat.

Selain itu, Aprilia menjelaskan kembali – alasan lain untuk menggunakan nama ‘2020’ ini karena sebenarnya 2020 jadi tahun yang berharga buat banyak orang – disamping era new normal yang melanda.

Album yang Mendewasakan Konsep

WSATCC

Credit image – The Jakarta Post

Seperti yang udah disebutkan di atas, album yang satu ini punya keunikan tersendiri dibanding album-album terdahulu yang udah dibuat oleh WSATCC. Sang gitaris – Yusmario Farabi mengaku, kalo konsep awal album ini adalah bikin buku, film, dan soundtrack.

Proses pendewasaan konsep yang dilakukan oleh WSATCC ini dianggap menjadi hal yang fundamental. Karena akan dari awal – WSATCC emang udah erat banget dengan sebuah konsep film, tapi di album ‘2020’ ini semua dibuat secara lebih mendalam.

Eksplorasi Musik yang Bikin Asik!

Dari awal perilisannya, WSATCC punya musik yang cukup identik dan melekat. Di album ‘2020’ ini, WSATCC seakan menunjukkan keberaniannya untuk menyajikan hal yang berbeda.

Seperti yang dikatakan di atas – proses pendewasaan konsep yang dilakukan oleh WSATCC ini udah melalui proses yang cukup panjang. Sebelum dibuat juga pastinya WSATCC udah mencoba eksploras musik terlebih dahulu hingga akhirnya setelah 10 tahun ide proyek ini terealisasikan. Nggak heran kalo konsep yang tercipta bisa epik kayak gini ya, bro!

Itu dia hal menarik dari album ‘2020’ milik WSATCC. Untuk albumnya, lo juga udah bisa nikmatin di platform musik digital kesayangan lo. Tapi seluruh kisah seru dari album ‘2020’ ini Inspiratif banget kan, bro? Jadi, kapan nih giliran lo akan mulai jadi orang yang menginspirasi?

 

Feature image – JPNN