• Techno
  • Periksa 3 Hal Ini Sebelum Mengendarai Kembali Mobil yang Lama Terparkir di Rumah

Periksa 3 Hal Ini Sebelum Mengendarai Kembali Mobil yang Lama Terparkir di Rumah

Thu, 04 June 2020
Sebuah mobil hitam terlihat terparkir di garasi rumah

Selama PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar) ini berlangsung, lo pasti kebanyakan beraktivitas di rumah aja. Nggak heran kalau mobil lo juga jadinya nggak banyak digunakan. Tapi jangan jadikan ini alasan untuk sama sekali nggak memeriksa kondisi mobil lo, ya Bro! #MumpungLagiDirumah aja, lo bisa secara berkala mengecek kondisi mobil daripada lo bosan sendiri di rumah.

 

Coba Mainkan Pedal Gas

Seorang bersepatu hitam dan berkaos kaki putih sedang ingin menginjak pedal gas mobil

Hal pertama yang harus lo pastikan adalah mengecek kondisi pedal gas, apakah masih berfungsi dengan normal atau ada kendala. Caranya, nyalakan mobil dan coba mainkan pedal gas. Dari sini lo bisa memeriksan suara mesin, apakah ada keanehan, terdengar macet, atau ada indikasi putaran mesin nggak stabil saat idle.

Tips lainnya yang bisa lo coba adalah dengan memasukkan gigi ke D untuk lakukan transmisi otomatis, atau memasukkan gigi 1 untuk melakukan transmisi manual. Setelah itu, rasakan dengan saksama apakah terdapat indikasi masalah saat mobil hendak dijalankan. Mengingat lamanya mobil terparkir di rumah tanpa sering dipanaskan, lo harus tetap menjaga kondisi kendaraan secara berkala agar selalu siap kapan pun harus digunakan, ya, Bro!

 

Periksa Kerja Rem dan Perangkat Lain

Tampak kaki bersepatu warna merah bata yang sedang menginjak pedal rem

Setelah mengecek pedal gas, lo juga harus memeriksa kerja pedal rem. Ini bisa lo lakukan dengan memajukan mobil secara perlahan lalu injak rem sedikit untuk mengetes kerja rem, apakah masih bagus. Lakukan juga pengecekan pada beberapa bagian vital mobil lainnya seperti setir, klakson, lampu utama, dan lampu sein. Pastikan semua bagian ini dalam kondisi baik-baik saja dan dapat berfungsi dengan normal. Ini dilakukan untuk menjaga keamanan saat nanti berkendara di luar.

Jika lo sudah merasa yakin kalau mobil lo baik-baik saja, berikutnya coba bawa mobil berkeliling lingkungan rumah terlebih dahulu. Dengan begitu, lo dapat mengecek lebih jauh kondisi mobil lo sendiri. Setelah itu coba jalankan mobil dengan kecepatan normal sambil memastikan apakah semua perangkat bekerja normal.

 

Periksa Tangki Bensin

Sebuah tangan menunjuk ke arah indikator bensin pada mobil

Hal terakhir yang juga nggak kalah penting buat lo periksa adalah tangki bahan bakar. Bukan cuma sekadar memastikan apakah masih ada cukup bensin atau nggak, tetapi juga memastikan kondisi tangki selalu terjaga agar terhindar dari kontaminasi cairan lain yang bisa mengganggu kinerja komponen mobil yang lain.

Oleh sebab itu, saat lo lihat bahan bakar lo kurang dari setengah, sebaiknya segera diisi ulang ke SPBU terdekat. Kondisi tangki yang terlalu kosong dapat menimbulkan risiko tangki bensin mengalami kontaminasi dari uap air dan memberikan masalah saat hendak berkendara nantinya.

Selain ketiga tips yang sudah dipaparkan di atas tadi, lo juga bisa memeriksa apakah bengkel langganan lo memberikan layanan pemeriksaan rutin ke rumah selama masa PSBB berlangsung. Jika ternyata bengkel lo punya layanan serupa, nggak ada salahnya juga untuk meminta para teknisi ahli untuk memeriksa mobil tanpa lo harus keluar rumah. Dengan begini mobil lo bisa tetap terus berada dalam kondisi prima dan selalu siap dipakai untuk berkendara.

 

 

 

Sources: Otomotifnet, Otomotif Bisnis, Mobil Komersial

Tips Membeli Smartphone dan Laptop Bekas

Fri, 07 August 2020
Tampilan belakang iPhone X yang memantulkan gambar dari layar monitor Macbook

Belakangan ini, banyak berita mengenai smartphone premium yang dijual dengan harga miring. Jangan termakan oleh harga murah, lo harus waspada supaya nggak tertipu dengan barang elektronik palsu. Nggak perlu khawatir, lo tetap bisa kok membeli smartphone atau laptop dengan harga yang lebih murah.

Walau dalam kondisi bekas, masih tetap layak dipakai untuk membantu aktivitas lo #MauLagiDimanapun. Ikuti dulu tips aman dalam membeli smartphone atau laptop bekas. Tips-tips membeli produk elektronik bekas berikut ini sudah sesuai dengan teknologi yang eksis di tahun 2020.

 

Bekas atau Refurbished?

Tampilan menu di iPhone X hitam yang digenggam oleh seorang pria

Sebelum lo memantapkan niat untuk membeli smartphone atau laptop bekas, perhatikan dulu perbedaan antara barang bekas dengan barang refurbished. Barang elektronik refurbished ini adalah barang yang gagal produksi atau nggak dijual secara bebas karena harus dimodifikasi ulang.

Kalau lo ingin memiliki smartphone atau laptop dengan kualitas original, sangat disarankan untuk membeli barang bekas. Bukan berarti barang refurbished bernilai rendah, tetapi lo perlu punya mata jeli dan waktu lebih banyak untuk bisa memastikan barang tersebut layak digunakan.

 

Cek Harga dan Spesifikasi

Seorang wanita menekan spacebar di laptop yang ada di atas meja

Harga dari barang elektronik bekas jelas lebih murah daripada harga produk baru di pasaran. Kalau lo beruntung, lo bisa saja membeli smartphone atau laptop bekas dalam kondisi 90% menyerupai produk baru. Satu hal yang pasti, lo harus melakukan riset kecil-kecilan sebelum membeli barang elektronik bekas.

Coba googling dulu spesifikasi dan harga dari produk original yang ingin lo beli. Dari sana, lo sudah bisa mengenal fitur unggulan dari produk tersebut. Ketika lo sedang mencari seller terpercaya, pengetahuan ini bisa jadi andalan lo untuk menilai worth dan menawar harga dari smartphone atau laptop bekas yang akan lo beli.

Nggak perlu takut untuk bertanya kepada seller, justru lo harus bisa cerewet ketika membeli barang elektronik bekas. Mulai dengan tanya-tanya kondisi, spesifikasi yang ada, serta harga yang ditawarkan. Jika lo menemukan kejanggalan mengenai spesifikasi dari seller, ini bisa jadi red flag buat lo.

 

Periksa Dulu, Lalu Bayar

Seorang wanita menyerahkan sejumlah uang kepada seseorang dalam sebuah transaksi

Supaya lebih aman, lakukan pembayaran cash on delivery (COD) saat akan membeli smartphone atau laptop bekas. Ini berguna banget buat lo bisa melihat kondisi sekaligus mencoba barang bekas tersebut. Pertama-tama, cek kondisi fisik dari barang tersebut, apakah ada goresan, retak, dan lain sebagainya.

Nyalakan dan lihat kekuatan baterai. Jangan lupa untuk memastikan segala aksesoris yang dibutuhkan seperti charger sudah lengkap dan original. Untuk smartphone, cek software yang digunakan sudah updated atau belum, kondisi kamera depan dan belakang, serta fungsionalitas tombol-tombol smartphone.

Untuk laptop, cek port, drive optik, trackpad, dan keyboard. Nyalakan laptop untuk melihat kondisi LCD, speaker, dan webcam. Pastikan laptop dapat terhubung dengan jaringan internet dan memiliki storage (hardisk dan RAM) sesuai dengan spesifikasi. Setelah lo mengecek kualitas smartphone atau laptop bekas tersebut, barulah lo lanjutkan dengan proses pembayaran.

 

 

 

Sources: Tirto.id, SEA PC Mag, Android Guys