• Techno
  • Bikin Konten dengan Aplikasi Video Editing untuk Smartphone

Bikin Konten dengan Aplikasi Video Editing untuk Smartphone

Thu, 09 July 2020
Seseorang sedang mengedit video di smartphonenya

Hobi bikin konten video untuk mengisi feed media sosial lo? Cukup dengan menggunakan beberapa aplikasi video editing, edit video dengan segala macam transisi, filter, dan tone warna bisa lo lakukan hanya melalui smartphone! Hasilnya pun nggak beda jauh dengan hasil editing dari software video editing profesional. Apa saja list-nya? Check this out!

 

Adobe Premiere Clip

Tampilan Adobe Premiere Clip di smartphone

Aplikasi pertama adalah Adobe Premiere Clip yang bisa lo akses di iOS dan Android. Adobe Premiere Clip memiliki fitur-fitur basic dari software video editing versi premium mereka, Adobe Premiere Pro. Fitur-fitur basic tersebut antara lain trim, split, dan voice editing untuk membuat suara bising teredam di dalam video. Lo juga bisa memasukkan background music pada video di sini.

Selain itu, Adobe Premiere Clip juga dilengkapi dengan cloud CreativeSync yang membuat file-file video terintegrasi dengan aplikasi Adobe lainnya, seperti aplikasi Lightroom, Capture CC, atau Premiere Pro. Menurut para reviewer, satu-satunya kekurangan dari Adobe Premiere Clip adalah nggak tersedianya tampilan editing video secara vertikal.

 

WeVideo

Interface WeVideo dengan tampilan menu minimalis

WeVideo memiliki interface yang simpel sehingga mudah dimengerti oleh users pemula dan masih awam dengan edit video. Sama seperti Adobe Premiere Clip, WeVideo juga dapat diakses dari iOS maupun Android.

WeVideo dilengkapi dengan fitur penyimpanan cloud yang membuat lo bisa dengan mudah berpindah gadget saat akan mengedit video, tanpa harus memindahkan file project video terlebih dahulu. Namun, tidak semua fitur WeVideo bisa lo akses dengan gratis. Lo harus subscribe akun premium mereka jika ingin mengakses fitur yang lebih luas atau membuat video tanpa watermark.

 

PicPlayPost

Tampilan aplikasi PicPlayPost di smartphone

Aplikasi PicPlayPost ini termasuk aplikasi video editing untuk smartphone yang kuat karena bisa mengedit video hingga durasi 30 menit tanpa lag dengan kualitas layar 1080p. Nggak hanya itu, Mixcord, provider aplikasi PicPlayPost juga membuat fitur opsi ukuran, mulai dari rasio standar 3:2, 4:4, sampai ukuran 16:9. Dengan pilihan ukuran beragam, lo bisa menyesuaikan video dengan gaya yang lo mau.

PicPlayPost juga punya template editing yang cocok buat lo yang “males mikir”. Aplikasi ini juga bisa membantu lo membuat GIF dari potongan-potongan video, sekaligus membuat video dalam kolase. Jangan khawatir, PicPlayPost juga tersedia di iOS dan Android.

 

Videoshop

Tampilan aplikasi Videoshop yang simpel

Sama seperti yang lain, Videoshop dapat diakses melalui iOS maupun Android. Aplikasi ini punya banyak sekali fitur, beberapa di antaranya adalah fitur memotong dan menghilangkan suara di klip, mengatur tempo, menambahkan efek suara khas, hingga menyediakan stok pilihan musik latar untuk video lo. Tapi tenang aja, walaupun memiliki banyak sekali fitur, lo nggak bakal bingung karena interface-nya yang simpel. Banyak reviewer menyarankan untuk menggunakan Videoshop kalo lo ingin membuat stop motion untuk menghasilkan video animasi.

Itu dia, Bro, empat rekomendasi aplikasi video editing untuk smartphone. Sedikit tips untuk video editing melalui smartphone, jangan lupa kenali dulu aplikasi video editing yang bakal lo pakai sebelum mengambil stok video atau merancang ide video supaya hasil video lo bisa maksimal.

 

 

Sources: Wyzowl, Fossbytes, Creativebloq

Tips Membeli Smartphone dan Laptop Bekas

Fri, 07 August 2020
Tampilan belakang iPhone X yang memantulkan gambar dari layar monitor Macbook

Belakangan ini, banyak berita mengenai smartphone premium yang dijual dengan harga miring. Jangan termakan oleh harga murah, lo harus waspada supaya nggak tertipu dengan barang elektronik palsu. Nggak perlu khawatir, lo tetap bisa kok membeli smartphone atau laptop dengan harga yang lebih murah.

Walau dalam kondisi bekas, masih tetap layak dipakai untuk membantu aktivitas lo #MauLagiDimanapun. Ikuti dulu tips aman dalam membeli smartphone atau laptop bekas. Tips-tips membeli produk elektronik bekas berikut ini sudah sesuai dengan teknologi yang eksis di tahun 2020.

 

Bekas atau Refurbished?

Tampilan menu di iPhone X hitam yang digenggam oleh seorang pria

Sebelum lo memantapkan niat untuk membeli smartphone atau laptop bekas, perhatikan dulu perbedaan antara barang bekas dengan barang refurbished. Barang elektronik refurbished ini adalah barang yang gagal produksi atau nggak dijual secara bebas karena harus dimodifikasi ulang.

Kalau lo ingin memiliki smartphone atau laptop dengan kualitas original, sangat disarankan untuk membeli barang bekas. Bukan berarti barang refurbished bernilai rendah, tetapi lo perlu punya mata jeli dan waktu lebih banyak untuk bisa memastikan barang tersebut layak digunakan.

 

Cek Harga dan Spesifikasi

Seorang wanita menekan spacebar di laptop yang ada di atas meja

Harga dari barang elektronik bekas jelas lebih murah daripada harga produk baru di pasaran. Kalau lo beruntung, lo bisa saja membeli smartphone atau laptop bekas dalam kondisi 90% menyerupai produk baru. Satu hal yang pasti, lo harus melakukan riset kecil-kecilan sebelum membeli barang elektronik bekas.

Coba googling dulu spesifikasi dan harga dari produk original yang ingin lo beli. Dari sana, lo sudah bisa mengenal fitur unggulan dari produk tersebut. Ketika lo sedang mencari seller terpercaya, pengetahuan ini bisa jadi andalan lo untuk menilai worth dan menawar harga dari smartphone atau laptop bekas yang akan lo beli.

Nggak perlu takut untuk bertanya kepada seller, justru lo harus bisa cerewet ketika membeli barang elektronik bekas. Mulai dengan tanya-tanya kondisi, spesifikasi yang ada, serta harga yang ditawarkan. Jika lo menemukan kejanggalan mengenai spesifikasi dari seller, ini bisa jadi red flag buat lo.

 

Periksa Dulu, Lalu Bayar

Seorang wanita menyerahkan sejumlah uang kepada seseorang dalam sebuah transaksi

Supaya lebih aman, lakukan pembayaran cash on delivery (COD) saat akan membeli smartphone atau laptop bekas. Ini berguna banget buat lo bisa melihat kondisi sekaligus mencoba barang bekas tersebut. Pertama-tama, cek kondisi fisik dari barang tersebut, apakah ada goresan, retak, dan lain sebagainya.

Nyalakan dan lihat kekuatan baterai. Jangan lupa untuk memastikan segala aksesoris yang dibutuhkan seperti charger sudah lengkap dan original. Untuk smartphone, cek software yang digunakan sudah updated atau belum, kondisi kamera depan dan belakang, serta fungsionalitas tombol-tombol smartphone.

Untuk laptop, cek port, drive optik, trackpad, dan keyboard. Nyalakan laptop untuk melihat kondisi LCD, speaker, dan webcam. Pastikan laptop dapat terhubung dengan jaringan internet dan memiliki storage (hardisk dan RAM) sesuai dengan spesifikasi. Setelah lo mengecek kualitas smartphone atau laptop bekas tersebut, barulah lo lanjutkan dengan proses pembayaran.

 

 

 

Sources: Tirto.id, SEA PC Mag, Android Guys