• Techno
  • Ada Fitur Keren Apa Aja Nih Dari Smartphone Lipat Keluaran Microsoft?

Ada Fitur Keren Apa Aja Nih Dari Smartphone Lipat Keluaran Microsoft?

Tue, 15 September 2020
microsoft surface duo siap bantu lo #MauLagiDimanapun

Ide dan inspirasi terkadang bisa datang sembarang. Misalnya saat lo berada di perjalanan ke kantor, kalau tidak lo catat terlebih dahulu, tentu lo bisa lupa. Kalau mau buka laptop di jalan, pasti repot. Atau mau catat di smartphone? Bisa saja sih kalau smartphone lo mumpuni untuk pergerakan yang progressive dan cepat itu.

Menggunakan smartphone satu layar biasanya membuat lo mesti membuka-menutup aplikasi yang lo gunakan untuk mencatat ide-ide yang sedang datang secara brutal nih. Cukup ribet sih. Dari keresahan sederhana seperti ini, sepertinya Microsoft punya solusinya.

Mungkin sebagian dari lo sudah mengetahui soal rilisnya smartphone besutan Microsoft ini. Kenalin nih bro, Microsoft Surface Duo. Dua layar dalam satu smartphone yang diprediksi jadi salah satu gadget yang bisa menjawab segala permasalahan lo di atas.

Bakal besar dan tidak sesuai dengan genggaman tangan, dong? Eits, Microsoft Surface Duo adalah smartphone dengan dua layar tapi bisa dilipat. Betul bro, bisa dilipat dan menjadi ringkas. Dalam kondisi terlipat, lo masih bisa kok bermobilitas dengan satu layarnya.

Nah, jika tetiba lo mesti ikut virtual meeting – bahkan sampai presentasi di Zoom atau Google Meets, #MauLagiDimanapun lo mesti siap nih! Diprediksi Microsoft Surface Duo ini bisa membantu lo untuk hal-hal mendadak seperti itu.

Lalu ada apa lagi nih dari Microsoft Surface Duo ini? Buat lo yang sudah penasaran, sila simak bahasan kali ini buat selengkapnya ya!

 

Siap Bantu Lo #MauLagiDimanapun

microsoft duo surface siap bantu lo #MauLagiDimanapun

Credit Image: microsoft.com

Kalau dari harga, mulai dari $1399 – Microsoft Surface Duo jadi smartphone lipat paling tipis di antara pesaingnya. Memangnya ada siapa saja sih pesaingnya? Samsung dan Motorola jadi brand yang juga merilis smartphone lipat.

Terlepas dari bagaimana kondisinya di pasar, Microsoft Surface Duo jadi smartphone yang didukung oleh pengalaman penuh dari Microsoft 365 dan ekosistem lengkap dari OS Android dengan dua layar yang bisa bantu pekerjaan lo selesai lebih cepat.

Fitur yang lengkap ini didasari oleh keresahan yang ditemukan oleh tim peneliti dari Microsoft di mana mereka menemukan banyak orang yang masih di usia produktif, cukup kesulitan jika mesti menyelesaikan tugas yang kompleks saat #MauLagiDimanapun.

Oleh karena itu, dua layar lipat ini diprediksi akan sangat memudahkan lo buat menyelesaikan tugas-tugas yang kompleks dan mendadak. Microsoft Surface Duo juga dilengkapi dengan stylus pen yang bisa membuat lo terbantukan buat menyelesaikan tugas-tugas atau pekerjaan yang ada.

 

Bagaimana Dengan Pesaingnya di Pasar?

microsoft duo surface siap bantu lo #MauLagiDimanapun

Credit Image: theverge.com

Kalau bicara kondisi pasar, dilansir dari situs guysgab.com – sepertinya Microsoft Surface Duo ini jadi salah satu yang diunggulkan. Hal ini terkait dengan smartphone lipat lainnya yang jika lipatannya dibuka, masih membentuk seperti smartphone satu layar saja.

Microsoft Surface Duo jika lipatannya dibuka, lo akan seperti memegang tablet. Tidak hanya perasaan seperti menggunakan tablet. Kemampuannya beroperasi adalah gabungan atau kombinasi dari progressive nya smartphone dan laptop.

Sehingga jika dilihat dari atas kertas – Microsoft Surface Duo jadi gawai yang cukup mumpuni buat lo yang lagi #MauLagiDimanapun tidak mau ketinggalan virtual meeting atau tugas-tugas kompleks lainnya yang mendadak.

Wah bagaimana nih bro? Dengan harga seperti itu dan spek di atas kertas yang mumpuni, kalau ada budget-nya – apakah lo siap buat upgrade ke Microsoft Surface Duo?

 

Feature Image – androidauthority.com

 

Getting Better Job With Style in LinkedIn: Ini Etika Pakai LinkedIn, Bro!

Wed, 23 September 2020
Berikut 5 hal yang perlu lo hindari saat gunakan linkedin

Sosial media yang satu ini jelas lo sudah pasti tahu semua. Tidak hanya digunakan buat cari atensi saja, tapi juga bisa digunakan sebagai ‘CV’ diri lo sendiri, LinkedIn jadi sosial media yang mesti digunakan secara bijak.

Sebenarnya tidak hanya LinkedIn saja, sih – semua sosial media lo mesti digunakan dengan bijak. Kalau tidak, tentu ada konsekuensi-konsekuensi yang nantinya mesti lo terima. Lalu kenapa LinkedIn bisa dikatakan sebagai ‘CV’ dari diri lo sendiri?

 

Berikut 5 hal yang perlu lo hindari saat gunakan linkedin

Credit Image: betanews.com

Pasalnya LinkedIn adalah sosial media yang bisa dibuat untuk mencari pekerjaan. Hal ini terkait dengan memang banyak perusahaan besar yang mencari bibit unggul calon pekerja mereka dari LinkedIn. Maka dari itu, ‘CV’ lo ini mesti terlihat professional, nih!

Oleh karena itu ada beberapa etika yang mesti lo perhatikan dan lo kulik lebih dalam supaya makin paham bagaimana cara pakai LinkedIn dengan tujuan getting better job in style! Buat lo yang sudah penasaran, sila simak bahasan kali ini untuk selengkapnya, ya!

 

Pasang Foto yang Benar, Jangan yang Alay

LinkedIn sendiri dikenal sebagai sosial media yang menyerupai jaringan bisnis professional yang sangat besar. Kemungkinan diri lo bertemu dengan bos-bos besar sangatlah besar di LinkedIn. Oleh karena itu, etika pertama yang bisa lo terapkan adalah pasang foto yang benar dan jangan yang alay.

Kalau di sosial media yang lain, mungkin memasang foto alay atau memasang foto-foto yang tidak terlihat professional adalah sah-sah saja karena memang tujuannya mau lucu-lucuan atau getting attention. Tapi di LinkedIn, lo tidak bisa seperti itu kalau memang tujuannya lo mau mendapatkan pekerjaan yang lebih baik.

Pastikan lo memasang foto yang professional, seperti foto dengan background yang berwarna solid. Pose foto yang tidak aneh-aneh, dan tentunya mesti terlihat professional. Dan pastikan wajah lo menghadap ke kamera dengan tatapan siap mendapatkan masa depan yang lebih baik.

 

Bikin Konten dan Posting Secara Teratur

Biar di notice sama mereka yang mencari pegawai teladan seperti diri lo ini, di LinkedIn lo juga bisa buat konten dan posting secara teratur. Bukan karena algoritma sosial media yang mesti membuat lo rajin bikin konten, di LinkedIn, lo akan dianggap memiliki kredibilitas yang baik.

Artikel apa yang mudah dibuat? Direkomendasikan adalah konten artikel. Lo bisa bercerita di artikel tersebut, bisa bercerita tentang bagaimana profesionalisme bisa dibangun, bagaimana bisa bertahan di berbagai tekanan pekerjaan, dan masih banyak lainnya.

 

Etika Saling Berbalas Pesan

Satu hal yang bisa lo perhatikan dan terapkan dengan baik adalah etika saat saling berbalas pesan dari LinkedIn. LinkedIn punya fitur di mana lo bisa saling berbalas pesan secara professional. Tapi ada satu hal yang perlu lo perhatikan dan terapkan dengan baik.

Pastikan lo membalas pesan masuk paling lambat satu sampai dua hari dari pesan tersebut diterima. Jika sudah lewat dari dua hari, sepertinya lo sudah melewatkan kesempatan tersebut.

 

Tidak Perlu Dikunci

Sama seperti akun sosial media lainnya yang bisa di private atau dikunci – tapi kalau di LinkedIn, lebih baik tidak usah lo kunci karena ini malah akan menghalangi para talent hunter melihat profile dan menghubungi diri lo sendiri.

Oleh karena itu, pastikan tidak usah lo kunci, ya. Karena percuma juga kalau lo sudah buat profile yang baik, bagus dan professional tapi malah lo kunci dan jadi tidak bisa dilihat dan dihubungi oleh mereka yang membutuhkan diri lo.

 

No Toxic Vibe

Even maksud diri lo bercanda – tapi di LinkedIn harusnya tidak ada lagi komentar-komentar negatif atau bahkan bertengkar di kolom komentar tersebut. Hal ini jika dilihat dari mereka yang tadinya membutuhkan bantuan lo di perusahaannya, akan mundur melihat hal toxic seperti itu karena dinilai kredibilitas lo kecil.

Menghindari hal-hal seperti itu, pastikan lo tidak melakukan hal-hal buruk apalagi sampai meninggalkan komentar-komentar negatif di kolom komentar teman atau orang lain ya!

Wah bagaimana nih bro? Dari berbagai penjelasan di atas – sepertinya sudah cukup jelas bagaimana diri lo mesti behave kalau di LinkedIn. Jika semuanya sudah jelas, pastikan bisa lo terapkan dengan baik ya!

 

Feature Image – socialmediaexplorer.com