• Music News
  • Be Ready for Madonna 'Rebel Heart' World Tour

Be Ready for Madonna 'Rebel Heart' World Tour

Fri, 27 March 2015

The Queen of Pop siap kembali mengguncang panggung dunia! Madonna akan mengadakan sejumlah show dalam rangka promosi album terbarunya, Rebel Heart. Tur perdana Madonna akan diadakan pada 29 Agustus nanti di American Airlines Arena, Miami.

Sama seperti tur terakhirnya yang bertajuk MDNA, Madonna kembali menggandeng Live Nation sebagai produser dari kesemua rangkaian tur dunianya. Kali ini, dikabarkan Madonna akan memperluas ‘jajahan’ turnya di sejumlah lokasi yang nggak pernah dia sambangi sebelumnya selama beberapa dekade karirnya. Sang  Diva akan mengadakan 25 sampai 30 pertunjukan di Amerika sepanjang bulan September hingga Oktober, dan 20 sampai 25 show untuk wilayah Inggris dan Eropa selama bulan November hingga Desember.

Madonna sepertinya juga ingin membuat gebrakan baru untuk turnya kali ini. Rebel Heart akan menjamah wilayah Asia dan Australia di awal tahun 2016 nanti. Pengumuman mengenai lokasi-lokasi di Australia dan Asia yang akan dikunjungi Sang Diva segera beredar pada akhir Maret.  Tiket tur Madonna pun sudah mulai dijual dari tanggal 9 Maret.

Arthur Fogel, pimpinan dari Live Nation memprediksi jika tur Madonna kali ini tetap akan sesukses tur-tur sebelumnya. Tur Rebel Heart sendiri merupakan tur kelima Madonna yang digawangi oleh Arthur Fogel. Sejauh ini, tur Madonna selalu mendatangkan untung luar biasa. Total dari keseluruhan tur Madonna yang dijalani bersama Live Nation menghasilkan keuntungan lebih dari 1 triliun dolar US., dengan jumlah tiket terjual sebanyak 7,8 juta tiket dari 289 pertunjukan. Ekspansi Madonna ke Asia dan Australia digadang-gadangkan akan menambah daftar panjang kesuksesan konser Sang Diva di dunia.

Hal ini membuktikan jika pesona Sang Diva masih berkobar walaupun usianya nggak lagi muda. Kesuksesan Madonna di industri musik dan rangkaian tur yang diadakannya, menjadikan dia sebagai penyanyi solo wanita tersukses sepanjang sejarah. Nggak hanya album dan tiket pertunjukannya yang laris manis, merchandise, DVD tur Madonna juga selalu dinanti penggemarnya.

Nah, yang masih menjadi misteri, apakah Madonna juga akan tampil di Indonesia sebagai salah satu negara di Asia yang didatanginya?

 

 

 

Jatuhnya Sang Diva dari Panggung
Insiden jatuhnya Madonna di atas panggung saat tampil di BRIT Awards 2015 memang cukup menghebohkan. But, she got it handled like a queen! Bravo Madonna!

 

Rebel Heart was Leaked
Beberapa bulan sebelum Rebel Heart resmi rilis, sejumlah lagu di album tersebut bocor di internet. Sang Diva pun dibuat geram. Dari hasil investigasi, diketahui bahwa hacker asal Israel yang menjadi dalang bocornya album Madonna.

 

Top Tour Producer
Soal tur kelas dunia, Live Nation jagonya. Awalnya Live Nation merupakan perusahaan rekaman, namun lama kelamaan perusahaan ini beralih menjadi penyelenggara konser-konser kelas dunia. Nggak heran musisi-musisi top ‘rajin’ menggunakan jasa mereka untuk mengadakan show.

The Chainsmokers Tuai Kontroversi Usai Gelar Konser Drive-In

Fri, 07 August 2020
Duo DJ The Chainsmokers mengenakan kemeja hitam dan putih di atas panggung sambil memegang piala

Pandemi COVID-19 yang masih belum berujung ini tampaknya mulai membuat banyak orang merasa bosan. Wajar saja, berbagai industri hiburan dunia mengalami hiatus sementara, mulai dari perfilman hingga musik. Itu sebabnya tercipta ide untuk menggelar konser drive-in yang menjanjikan pengalaman konser yang nggak kalah seru.

Walaupun sudah ada di era new normal, namun lo tetap saja harus mematuhi aturan social distancing #MauLagiDimanapun. Itu sebabnya konser drive-in cocok karena para peserta konser bisa duduk nyaman dan jauh dari peserta konser lainnya. Konsep drive-in ini juga dianut dalam konser The Chainsmoker. Namun sayangnya, konser ini malah menuai kontroversi.

 

Sebuah Konser Amal di Hamptons

The Chainsmokers di atas panggung sambil memegang mikrofon

Konser yang digelar oleh sebuah agensi travel dan lifestyleIn The Know Experiences” mengundang duo DJ ternama, yaitu The Chainsmokers dan DJ D-Sol. Sebanyak 2.000 orang memadati sebuah lapangan di kawasan elit Hamptons, beberapa di antaranya ada Cuba Gooding Jr., Connor Kennedy, Tyler dan Cameron Winklevoss.

Satu tiket masuk dibanderol dengan harga yang fantastis, berkisar mulai dari USD1,250 sampai USD25,000. Seluruh profit dari konser ini diamalkan ke badan No Kid Hungry, Southampton Fresh Air Home, dan Children’s Medical Fund New York. Kabarnya, The Chainsmokers juga akan menggelar konser dengan konsep drive-in di Miami, Los Angeles, Nashville, Chicago, dan Atlanta.

 

Sudah Menjalankan Prosedur Kesehatan

Penampilan drive-in concert dengan panggung megah dan rentetan mobil yang terparkir rapi

Potongan video para penonton konser ini mulai viral di Twitter dan akhirnya malah menimbulkan kontroversi. Menanggapi kritikan pedas netizen, penyelenggara konser akhirnya mengeluarkan pernyataan yang menyebutkan protokol kesehatan apa saja yang dilakukan untuk menjamin konser drive-in ini aman bagi masyarakat.

Pernyataan tersebut menjelaskan bahwa suhu setiap peserta dicek sebelum memasuki konser, kemudian masing-masing diberikan masker sebelum diperbolehkan untuk memarkir mobil di depan panggung konser. Para peserta juga nggak diperbolehkan untuk meninggalkan spot berukuran 20 x 20 inci tersebut.

Berdasarkan video yang beredar, sayangnya ada beberapa kontradiksi dari pernyataan tersebut. Sebagian besar peserta terlihat seru menari tanpa mematuhi physical distancing, beberapa bahkan nggak memakai masker. Konser drive-in yang seharusnya dinikmati dari dalam mobil malah justru menyerupai konser pada umumnya sebelum pandemi.

 

Dikecam Publik dan Pemerintah

Andrew Cuomo Gubernur New York mengenakan jas hitam, tampak bendera Amerika Serikat

Walaupun digadang sebagai konser amal, konser drive-in yang dibintangi The Chainsmokers ini dikecam publik, khususnya para pengguna Twitter. Nggak sedikit dari mereka yang mengkritik sikap acuh tak acuh dari para peserta konser yang pastinya berasal dari kalangan menengah ke atas. Netizen juga menyayangkan keputusan peserta konser untuk mengabaikan kesehatan hanya demi menonton The Chainsmokers.

Nggak hanya mengambil perhatian publik, berita ini juga sampai ke kuping Gubernur New York, Andrew Cuomo. Saat ini, konser drive-in tersebut sedang dalam tahap penyelidikan karena Cuomo bersikeras bahwa konser tersebut ilegal dan tidak mematuhi protokol kesehatan yang sudah ditetapkan pemerintah.

 

 

 

Sources: GQ, Vulture, Variety.