Dikenal Sebagai Shibori, Jepang Juga Punya Batik-nya Sendiri, Bro! - MLDSPOT
  • Fashion
  • Dikenal Sebagai Shibori, Jepang Juga Punya Batik-nya Sendiri, Bro!

Dikenal Sebagai Shibori, Jepang Juga Punya Batik-nya Sendiri, Bro!

Tue, 06 April 2021
Shibori

Di Indonesia sepertinya kita udah biasa melihat keragaman budaya yang ada. Dari keragaman budaya itu akhirnya menghadirkan banyaknya identitas budaya dari Indonesia sendiri. Salah satu identitas dan kebudayaan Indonesia yang mendunia yaitu Batik.

Diakui sebagai warisan budaya dunia, popularitas batik udah nggak diragukan lagi. Sampai artis papan atas pun udah banyak yang pake batik. Tapi apakah lo tau – kalo ternyata ada negara lain yang juga punya bahan sejenis batik?

Di Jepang, ada nama kain yang disebut dengan Shibori. Produk tradisional khas Jepang ini emang belum banyak yang tau. Alih-alih dikaitkan dengan batik, Shibori juga mirip dengan tie dye, bro!

Biar lebih mengenal produk khas Jepang yang melegenda yang satu ini, mending langsung aja simak ulasan lengkap mengenai Shibori di bawah ini ya, bro!

Shibori dan Prosesnya

Shibori

Credit image – Farida Gupta

Shibori merupakan kesenian khas Jepang yang membentuk pola pada kain melalui proses celup dengan menggunakan pewarna khusus. Menurut sejarah, teknik shibori ini udah ada sejak abad ke-8!

Dari cara pembuatannya memang masih tradisional – yaitu membagi kain menjadi dua sisi, yaitu sisi yang akan diwarnai dan sisi yang akan dilindungi, membuat kain dengan teknik Shibori harus diikat terlebih dahulu sebelum dicelup. Nggak mutlak harus diikat – lo juga bisa melipat kainnya kalo mau coba bikin pola-pola tertentu.

Cara perlindungan pada kain ini dibuat selayaknya prinsip dalam membuat batik. Namun, perbedaan yang mencolok antara shibori dengan batik adalah cara membuat pola yang digunakan. Kalo batik dibentuk pake canting, shibori cuma perlu dilipat atau disimpul sesuai hasil pola yang diinginkan.

Mengenal Teknik Shibori: Mana Gaya Lo, Bro?

Mengingat Shibori punya motif yang bisa dibilang random, ternyata ada cara kalo lo pengen coba metode-metode tertentu – semua bisa disesuaikan dengan selera yang lo miliki, simak penjelasan selengkapnya di bawah ini!

  • Teknik Arashi Shibori

Teknik Shibori yang satu ini dilakukan dengan melilitkan kain ke tiang atau bambu yang diikat pake benang. Nantinya kain akan lo dorong hingga membuat kerutan. Pola yang tercipta dari teknik ini adalah kerutan layaknya motif Tie Dye.

  • Teknik Itajime

Teknik yang kedua disebut dengan Itajime shibori. Cara membuatnya dilakukan dengan cara melipat dan menjepit kain di antara dua kayu lalu mengikatnya dengan tali atau benang. Motif dan pola yang akan dihasilkan akan berbentuk kotak-kotak.

  • Teknik Kanoko

Lo suka dengan motif atau pola lingkaran acak? Berarti lo bisa menggunakan metode Kanoko shibori. Metode ini dibuat dengan cara mengikat bagian tertentu pada kain. Bentuk lingkaran yang dihasilkan bakal tergantung dengan kencangnya ikatan kain dan juga posisi ikatannya.

  • Teknik Kumo

Teknik Shibori dengan Kumo dibuat dengan cara melipat kain secara merata. Lalu nantinya kain akan diikat menjadi bagian-bagian yang saling berdekatan satu sama lain. Pola yang akan dihasilkan mirip seperti sarang laba-laba.

Namun metode Kumo shibori tergolong lebih rumit. Tapi kalo dilihat dengan seksama, motif Kumo ini mirip batik, bro!

  • Teknik Miura

Teknik yang dinamakan dengan Miura ini dilakukan dengan cara mencabut bagian tertentu pada kain menggunakan jarum kait. Nggak perlu bikin simpul apa pun – cukup ikat dan longgarkan kain dengan tali. Hasil akhir dari metode Miura ini bakal keliatan kayak air menggenang.

  • Teknik Nui

Yang terakhir adalah teknik Nui – yaitu teknik yang dianggap cukup sederhana. Dengan cara hanya menarik benang agar memberikan efek kerutan. Kalo bisa, tarik benang hingga seketat mungkin biar kerutannya rapat.

Bisa Dipake Kapan, Ya?

Shibori

Credit image – Line Becomes River

Kain menggunakan teknik shibori ini emang bias banget dengan motif tie dye yang sekarang menjamur dengan motif batik yang sering dilihat. Tapi jenis kain yang satu ini multifungsi, bro!

Lo bisa menggunakan baju berkain teknik shibori dengan mix & match sesuai outfit yang lo punya untuk kegiatan yang akan lo lakukan. Karena pada dasarnya setiap motif shibori punya arti dan makna berbeda yang bisa lo gunakan di kegiatan dan acara yang disesuaikan.

Kalo lo suka bergaya kasual, sekarang udah banyak outer ataupun kemeja dengan motif ini kok, bro. Jadi, apakah lo udah tertarik untuk membuat atau bahkan membeli Batik yang katanya dari Jepang ini?

 

Feature image – Sou Souus

Biar Makin Kece, Kenali Cara Tepat Pake Cufflink di Sini!

Tue, 13 April 2021
Cufflinks

Tren menggunakan cufflinks bagi pria saat mengenakan pakaian formal semakin populer nih, bro. Tapi, apa itu cufflinks? Cufflink adalah aksesoris pria yang dikenakan pada lubang lengan kemeja, baik kemeja standar ataupun double manset. Sehingga menjadi pengganjal agar lengan jas nggak menutupi lengan kemeja.

Pada awalnya, cufflinks sebenarnya adalah kancing, peniti, resleting, atau velcro (perekat). Kancing manset adalah cara bagus untuk menambahkan gaya pribadi pada setelan atau kemeja lo. Bentuknya pun beragam dan bisa bikin tampilan lo makin stand out, bro. Yuk! Simak tuntas artikel ini.

Fungsi Cufflink yang Harus Lo Tau

Cufflinks

Credit image -  review.bukalapak.com

Cufflinks menjadi salah satu aksesoris yang wajib dimiliki oleh para pria. Tapi sayangnya, masih banyak pria yang belum tau kegunaan aksesori ini, apakah lo juga termasuk? Padahal aksesori kecil ini bisa sangat berguna untuk menyempurnakan gaya formal saat mengenakan setelan jas. Berikut ini beberapa fungsi dari cufflinks:

  • Mengencangkan bagian lipatan lengan

Cuff memiliki arti lipatan. Nah, lipatan yang dimaksudkan pada kemeja pria adalah yang dekat dengan pergelangan tangan. Bagian ini mungkin suka luput dari perhatian, tapi menurut para fashion expert, part ini justru penting ketika lo mengenakan setelan jas.

Dahulu orang-orang menggunakan tali atau pita untuk mengencangkan bagian lipatan tersebut. Khususnya saat mengenakan jas, lipatan tersebut harus benar-benar kencang dan pas, agar lebih proporsional dan nggak menumpuk. Nah, akhirnya para penjahit pun membuat cufflinks.

  • Membuat tampilan lebih berwibawa

Pada awalnya penggunaan cufflinks hanyalah populer di sekitaran Inggris, lalu akhirnya menyebar hingga ke Prancis. Saat itu, cufflinks menjadi simbol khusus dengan kesan bergengsi, karena hanya digunakan oleh bangsawan saat menghadiri acara kerajaan.

Hingga kini high fashion brand masih mendominasi pembuatan cufflinks. Cocok banget buat lo yang mau tampil lebih berwibawa dan bergengsi, bro.

  • Membuat lipatan terlihat rapih

Ketika mengenakan gaya formal, kerapian dari busana yang dikenakan adalah kunci. Apalagi lipatan kemeja menjadi hal yang krusial, karena lipatan ini tetap akan ditampilkan melewati bagian lengan jas. 

Pasti lo menemukan permasalahan seperti, kemeja yang kurang pas karena ukurannya nggak sesuai, meskipun udah dikancing atau kancing yang sering terbuka, sehingga membuat tampilan jas jadi lebih berantakan. Cufflinks bisa jadi solusi lo, bro. Dengan menggunakan cufflinks, bagian lipatan akan lebih rapi, dan posisinya pun akan tetap terjaga meskipun lo banyak bergerak.

Cara Tepat Pake Cufflinks

Cufflinks

Credit image -  review.bukalapak.com

Awalnya items tersebut diberi nama chain link. Sekarang pun model ini menjadi salah satu jenis cufflinks yang masih banyak diminati, meskipun udah banyak model lain yang udah dimodifikasi, mulai dari bentuk kotak, bundar, hingga bentuk yang lebih unik. Nah, kalo lo masih bingung gimana menggunakan cufflinks. Lo bisa ikuti tips di bawah ini, bro.

  • Langkah pertama adalah gunakan kemeja yang tepat. Penggunaan cufflinks biasanya dikombinasikan dengan kemeja french cuff. Kemeja ini memiliki ciri khas lengan Prancis (ganda), dengan panjang ekstra tanpa kancing dan lubang pada setiap sisinya.
  • Lalu, lipat bagian ujung lengan dekat pergelangan tangan sebanyak satu kali. Pastikan lipatan tersebut rapi dan sama kiri dan kanan, bro.
  • Sejajarkan lubang untuk cufflinks. Ini harus lo perhatikan betul penempatannya
  • Masukkan kancing manset dan atur posisi hingga seaman mungkin. Ingat bagian cufflinks yang memiliki dekorasi (bandul dan sebagainya), harus menghadap keluar. Kunci posisi tersebut dengan pengait yang ada pada cufflinks.

Well, sekarang lo udah tau kan gimana cara menggunakan cufflink, biar penampilan lo tetap keren saat bergaya formal. Tapi tenang aja, penggunaan cufflinks nggak cuma sebatas untuk acara formal, bro. Lo juga bisa menggunakannya untuk momen lain. Tinggal sesuaikan aja dengan model cufflinks yang lo pilih. Apakah kancing manset ini udah masuk ke dalam aksesoris lo, bro?

 

Feautred image - hotdrops.com