Sebelum Profesional, Simak 5 Tips Desain Grafis buat Pemula Ini! - MLDSPOT
  • Buzz
  • Sebelum Profesional, Simak 5 Tips Desain Grafis buat Pemula Ini!

Sebelum Profesional, Simak 5 Tips Desain Grafis buat Pemula Ini!

Mon, 29 March 2021
Desain Grafis

Apakah lo tertarik dengan desain grafis – atau bahkan, memiliki keinginan untuk mendalaminya? Kalau begitu, informasi satu ini nggak boleh lo lewatkan nih! 

Bagi orang yang udah pro sekalipun, mereka masih perlu melewati masa-masa di mana harus belajar dari nol – baik belajar desain secara khusus maupun otodidak. Dimulai dari merangkak hingga berdiri tegak – semua proses ini mesti lo lewatin, termasuk belajar desain grafis.

Untuk menciptakan suatu desain yang menarik, ada berbagai hal yang perlu lo ketahui nih. Sebenarnya, desain yang sering ditemui, membutuhkan berbagai elemen yang tepat, lho. Elemen jadi kunci utama – agar desain terlihat semakin hidup.

Nah, nggak pakai lama-lama – berikut ini MLDSPOT bakal ngasih tips desain grafis, termasuk elemen penting di dalamnya, yang wajib banget diketahui – apalagi buat para pemula.

Langsung simak ulasannya di bawah ini ya, bro!

Line atau Garis: Elemen yang Perkuat Konsep Desain

Hal pertama yang wajib diperhatikan dalam desain grafis, yaitu line atau garis. Elemen yang satu ini akan selalu ada di setiap desain, baik berupa titik-titik – yang kemudian membentuk pola garis, dan lain sebagainya.

Elemen line sendiri – ada yang berbentuk garis panjang, pendek, lurus, tipis, putus-putus, atau melengkung – nah, setiap garis tersebut memiliki fungsi yang berbeda, misalnya untuk pembatas teks, atau sebagai hiasan saja.

Intinya, garis penting dimiliki dalam setiap desain – karena bisa memberi tampilan lebih dinamis.

Shape Untuk Point of Interest

Desain Grafis

Credit Image – Free Logo Services

Kemudian, ada pula shape atau bentuk – merupakan elemen desain grafis, yang paling banyak digunakan setelah garis. Terdiri dari kotak, persegi panjang, segitiga, lingkaran, dan bentuk abstrak lainnya – shape biasanya terbentuk dari garis yang saling berhubungan satu sama lain, lho.

Penggunaan shape dalam desain grafis memang nggak boleh dilewatikan nih, bro – apalagi, dalam desain minimalis, penggunaan bentuk bertujuan untuk membuat satu sisi tertentu lebih menonjol, dan menjadi point of interest.

Desain Terkesan Lebih Hidup? Gunakan Tekstur!

Kalau elemen yang satu ini, emang paling favorit. Well, meskipun pernah jarang digunakan beberapa tahun lalu – tapi sekarang, desain terasa hampa kalau nggak ada elemen yang satu ini. Penggunaan teksur pun fleksibel, lo bisa kombinasikan dengan warna solid maupun transparan.

Lalu, tinggal mainkan opacity dan tata letaknya – sehingga, bisa di mix dengan baik. Menggunakan elemen teksur akan membuat desain menjadi lebih hidup, serta punya kesan yang berbeda.

Color: Elemen yang Bisa Mengikat Emosi

Desain Grafis

Credit Image - ELMENS

Apakah lo pernah melihat sebuah desain poster – lalu ada emosi yang dirasakan? Nah, efek yang satu ini, disebabkan oleh kehadiran warna yang digunakan oleh sang desainer, lho. So, nggak heran – kalau warna punya peran penting dalam desain grafis.

Elemen warna mampu menampilkan visual yang bisa berdampak langsung kepada emosi seseorang – bahkan, hanya dalam sekali pandang. Kalau garis dan betuk terasa nyata – elemen warna bisa memberi efek yang lebih dalam.

Nah, biar desain makin apik – gunakan warna kontras antara background dengan unsur lainnya, jadi isi teks dapat lebih menonjol. Hindari memilih background yang terlalu mencolok ya, alih-alih menarik – isi informasi malah nggak kelihatan!

Value, Memaknai Desain Lebih Dalam

Desain Grafis

Credit Image – Dreams Time

Kalau semua elemen dalam desain grafis digabungkan – maka timbul value! Ini merupakan bagian dasar penting, sehingga desain dapat mengikat emosi dan suasana hati orang yang melihatnya. Hampir mirip dengan warna ya? Tapi berbeda, lho. Value punya makna yang lebih mendalam lagi.

Jika warna dapat memicu emosi sesaat, maka value akan membuat suatu desain membekas lebih lama di hati para penikmatnya. Bahkan, desain tersebut bisa saja nggak terlupakan nih.

Tapi ingat, value mesti dikemas sesuai dengan konsep yang digunakan – jadi, ada keharmonisan di antara keduanya. Kalau sudah bisa menerapkan konsep tepat, nggak diragukan – hasil desain lo akan lebih kuat, bro.

Itulah tips yang wajib diperhatikan – untuk menciptakan desain grafis yang menarik. Jadi, apakah lo makin tertarik untuk belajar desain dan menjadi seorang profesional, bro?

 

Feature image – Sunflower Websites

4 Marketing Tools Buat Kembangin Bisnis dari Google: Ini Semua Gratis, Bro!

Thu, 15 April 2021
Marketing Tools

Untuk mengembangkan marketing dari bisnis yang lo jalanin, pastinya lo perlu banyak melakukan riset. Mulai dari survey secara langsung, media, ataupun bantuan dari software yang ada. Menentukan strategi marketing yang tepat emang bukan waktu yang mudah, untuk itu lo harus memastikan buat dapetin data yang diperlukan selengkap mungkin.

Biar nggak bingung, Google dengan senang hati akan membantu lo buat riset mengembangkan bisnis lo nih. Sebagai search engine yang mayoritas digunakan oleh semua orang, Google mencoba bikin tools market yang bisa digunakan oleh para marketer dengan search engine marketing.

Tools marketing dari Google ini bisa membantu lo buat ningkatin brand awareness, ngelola performa, memudahkan jalanin campaign, dan juga target audiens yang dituju. Ada 4 tools, lo bisa memanfaatkan semuanya dengan baik. Dari pada penasaran, langsung aja simak ulasan selengkapnya di bawah ini, bro!

Google Ads

Tools marketing pertama dari Google yang lo gunakan adalah Google Ads. Google Ads bisa membuat lo memasarkan bisnis lo dan tersedia dengan model pay-per-click (PPC).

Dengan memanfaatkan iklan di Google Ads, lo bisa memasarkan bisnis lo ke pasar dan audiens yang lebih luas. Kabar baiknya, lo bisa memanfaatkan Google Ads dengan membayar hanya ketika ada visitor yang ngeklik iklan lo. Google Ads ini juga bisa membantu meningkatkan web traffic dan juga menemukan keyword yang bisa mendatangkan traffic. Memudahkan bisnis lo banget kan, bro?

Google My Business

Marketing Tools

Credit image – Off The Lip

Pengen website bisnis lo ada di peringkat atas Google? Lo bisa memanfaatkan Google My Business, bro!

Selain udah difasilitasi, lo juga nggak perlu bayar untuk menggunakan layanan ini. Cukup bikin akun Google My Business atau Google Bisnisku – and you’re done!

Lo bisa mengelola tampilan bisnis yang lo inginkan di di Google Search dan Google Maps dengan tool ini. Dengan menggunakan tools marketing dari google yang satu ini, pastinya lo nggak akan rugi dan bisnis lo pasti akan lebih berkembang.

Google Trends

Marketing Tools

Credit image – Youdot Blog

Kalo lo mencari tools yang bisa membantu lo untuk membandingkan keyword, menunjukkan performa keyword dan juga memberikan proyeksi untuk hal yang lo lakukan di masa depan, Google Trends adalah jawaban yang tepat. 

Tools yang satu ini membantu lo menentukan pilihan keyword yang lebih relevan berdasarkan popularitasnya. Lo pun bisa mengetahui secara real time keyword trending yang sesuai dengan daerah geografis dan zona waktu di seluruh dunia dan melakukan perbandingan – hal ini bisa membuat riset lo makin lengkap, bro!

Google Keyword Planner

Marketing Tools

Credit image – Blabla Negocios

Untuk bikin konten di media digital, pastinya harus menggunakan kata-kata dan visual yang benar, pas, dan tepat. Ketika lo menargetkan audiens yang spesifik, pastinya lo perlu menggunakan keyword.

Nggak usah bingung, Google Keyword Planner adalah jawaban untuk smart tool yang bisa lo gunakan untuk menampilkan keyword berdasarkan lokasi pencarian, target audiens dan search volume. Dengan tools ini, lo juga terbantu untuk memilih long-tail keyword. Nantinya, semua keyword yang dihasilkan dari tools ini akan menghubungkan konten lo dan audiens – jadi untuk bikin konten bisa lebih relevan.

Google mempermudah lo banget dengan tools yang udah ada ini ya, bro? Buat lo yang masih ragu untuk gimana mengembangkan bisnis yang lagi lo jalanin, lo bisa coba memanfaatkan tools dari Google ini ya, bro!

 

Feature image – Freepik