Bukan Sekedar Panduan, Ini Alasan Kenapa Lo Harus Bikin Moodboard Sebelum Desain! - MLDSPOT
  • Buzz
  • Bukan Sekedar Panduan, Ini Alasan Kenapa Lo Harus Bikin Moodboard Sebelum Desain!

Bukan Sekedar Panduan, Ini Alasan Kenapa Lo Harus Bikin Moodboard Sebelum Desain!

Mon, 05 April 2021
Moodboard

Dalam membuat sebuah video atau desain, pastinya lo memerlukan blue print sebagai gambaran kasar untuk output yang akan dikeluarkan nantinya seperti apa. Sebagai sebuah rancangan, pastinya jadi hal yang fundamental untuk di buat.

Dalam desain, blue print ini dikenal dengan moodboard. Mungkin masih asing buat lo yang nggak menekuni bidang ini, tapi yang harus lo ketahui – moodboard nggak cuma digunakan untuk desain, tapi juga untuk hal-hal lain seperti dekorasi, rancangan sebuah marketing atau branding,  ataupun presentasi.

Kali ini MLDSPOT bakal ngebahas secara umum pentingnya moodboard dan bisa lo gunakan kapan. Biar proyek lo makin lancar, langsung aja simak artikel ini ya, bro!

Kegunaan Moodboard pada Umumnya

Secara singkat emang moodboard bisa membantu lo untuk merancang sesuatu hal. Umumnya, ini bakal jadi acuan awal sebelum mulai eksekusi. Secara visual, moodboard akan dibuat sesuai dengan hasil brainstorming yang dilakukan.

Moodboard bukan cuma digunakan buat acuan pribadi – tapi juga digunakan oleh satu tim untuk merancang yang akan dibuat. Moodboard yang digunakan juga punya tipe yang berbeda-beda, hal ini akan disesuaikan dengan penggunaannya – dan juga punya kelebihan dan kekurangan masing-masing.

Mengenal Jenis Moodboard

Moodboard

Credit image – The Fresh Exchange

Pada umumnya moodboard memiliki dua jenis – yaitu digital dan fisik. Untuk digital sendiri dianggap nggak terlalu sulit, karena udah banyak situs yang menyediakan jasa moodboard secara cuma-Cuma di internet. Lo bisa mendapatkannya di Pinterest, SampleBoard, Moodboard Lite, Milanote, dan lain-lain.

Dari moodboard digital ini lo bisa ngambil template-nya langsung dan diisi dengan konten yang akan dibuat. Khusus untuk di SampleBoard, lo bisa langsung menentukan tools bikin moodboard sesuai dengan keperluan lo – seperti desain interior, presentasi, planner, dan lain-lain.

Untuk moodboard fisik sendiri pastinya butuh effort untuk membuatnya. Mulai dari alat gambarnya, alat tulis, gambar, dan lain sebagainya. Tapi keunggulan dari moodboard ini adalah lo bisa merevisinya secara langsung dengan coretan. Jadi pastikan bikin moodboard yang sesuai dengan kebutuhan lo ya, bro!

Bikin Moodboard Susah? Ini Cara Gampangnya!

Moodboard

Credit image - Freepik

Pastinya untuk merencanakan sesuatu bukan hal yang gampang. Selain butuh brainstorming, lo juga butuh panduan yang tepat untuk buat moodboard. Yang pertama adalah lo harus tentukan dulu tujuan dari moodboard yang akan dibikin.

Setelah itu melihat referensi dari situs web yang udah ada sebelumnya – hal ini bisa jadi acuan untuk lo dalam membuat moodboard. Dari referensi ini lo bisa mendapatkan hal-hal yang mungkin nggak kepikiran oleh lo sebelumnya. Misalnya penggunaan font, palet warna, referensi gambar, dan juga hal-hal detail lainnya.

Moodboard yang dibuat pastinya harus sesuai dengan arahan yang diberikan sejak awal. Hal ini dimaksudkan agar nantinya moodboard bisa jadi acuan yang maksimal sebelum proyek dijalankan. Walau baru acuan tapi semua harus udah sesuai rencana!

Setelah dikonsepkan sesuai dengan brainstorming, ada baiknya moodboard ini diperlihatkan ke seluruh anggota tim atau seluruh pihak yang terlibat dalam proyek moodboard ini – agar mendapatkan feedback.

Seperti tujuannya sebagai acuan, pastinya seluruh pihak harus mengetahui rancangan dari moodboard ini ya, bro!

 

Feature image – Creative Markets\

Biar Bisnis Makin Laris: Ini 10 Font Keren untuk Logo Bisnis Lo!

Thu, 08 April 2021
Font Keren untuk Logo

Pastinya lo setuju, bro, font memiliki peran penting dalam menciptakan logo bisnis lo. Dengan menggunakan font keren, logo bisnis lo bakal lebih sedap dipandang. Kontennya pun akan lebih mudah dibaca dan dipahami.

Apakah lo lagi mendesain logo bisnis? Butuh font keren yang bisa bikin orang tertarik dan betah melihat konten-konten bisnis lo? Kebetulan sekali! Di artikel ini MLDSPOT bakalan bahas rekomendasi jenis font yang bisa lo gunain biar bisnis lo makin laris. Baca sampai tuntas ya, bro.

Rigatoni

Yang pertama adalah rigatoni, font yang didesain oleh Ale Paul ini cocok banget untuk digunakan dalam desain buku menu makanan restoran dan kemasan makanan. Bentuknya menampilkan kesan vintage. Well, mungkin lo sering melihat font ini pada desain buku menu restoran pasta.

Timberline

Font Keren untuk Logo

Credit image - fontshop  

Dengan tulisan tangan yang melengkung indah ini, membuat font Timberline terlihat sangat berkarakter, memberi kesan sebagai tempat yang sangat menyenangkan untuk bersantai. Font ini sangat cocok untuk bisnis kuliner dengan berbagai jenis tempat makan seperti; kedai burger, café, dan sebagainya.

Giaza Pro

Font ini memiliki karakter yang tampak tegas, namun nggak terlalu kaku, karena memiliki lekukan halus pada setiap hurufnya. Buat lo yang pengen memberi kesan ‘mewah’ dan elegan, Giaza Pro dapat menjadi pilihan font yang cocok bagi logo bisnis, bro.

Thirsty Soft

Font Keren untuk Logo

Credit image - fontspring.com

Font Thirsty Soft adalah font Thirsty Script yang bentuknya bulat dan terkesan lebih hangat dan vintage.

Kalo lo gunakan font ini dalam logo bisnis, bisa memberikan kesan, serta tempat yang nyaman untuk bersantai sambil ngemil dan minum kopi. Font ini sangat cocok untuk digunakan dalam desain menu makanan café dan kedai es krim.

Playfair Display

Font Playfair Display memiliki gaya klasik abad ke-18. Font ini diterbitkan oleh Claus Eggers Sørensen di Google Font pada tahun 2011. Font ini memiliki ciri khas, berupa garis kontras yang tinggi dengan menampilkan karakter gaya persuasive, sehingga terkesan vintage dan elegan. Cocok banget nih buat lo yang suka tampil mewah dan aesthetic, bro

Handwritten

Jenis font Handwritten sangat identik dengan model tulisan tangan latin bergaya klasik. Bentuknya juga bermacam-macam seperti dibuat menggunakan kuas atau spidol. Ukurannya pun ada yang tebal, tipis, tegak, miring dan lain sebagainya. Sangat cocok digunakan untuk memberikan kesan santai pada desain.

Slab Serif

Font Keren untuk Logo

Credit image - designer daily

Kalau lo menyukai varian font serif, maka slab serif adalah salah satu pilihan yang tepat. Huruf slab serif memiliki karakteristik yang simpel, jelas dan besar. Kesan yang ditampilkan cukup sederhana, namun membuat komponen desain di dalamnya tetap terlihat elegan. Cocok buat lo yang suka sesuatu simple, namun tetap terlihat istimewa.

Color Font

Tulisan tebal dengan warna-warna yang menarik selalu menjadi pilihan tersendiri bagi para desainer grafis dalam membuat karya-karya desainnya. Font jenis ini bisa lo gunakan untuk keperluan desain brosur, ataupun pembuatan gambar lain yang sifatnya ceria, dan menghibur.

Victorian Parlor

Font yang satu ini memiliki bentuk yang paling menarik, terdiri dari berbagai macam karakteristik tipografi, dan perpaduan yang klasik, juga unik membuatnya disukai oleh desainer grafis, bro. Karena bentuknya yang fleksibel, lo bisa menggunakan font ini untuk keperluan desain yang mengusung tema vintage dan tetap terlihat modern.

Brooklyn

Terakhir ada Brooklyn adalah jenis font yang cukup simpel, sederhana, terlihat bersih, dan teratur. Banyak orang menggunakan font ini untuk keperluan desain yang nggak terlalu rumit. Karakteristik dari huruf kapital yang nggak terlalu tinggi dan terdapat jarak pada setiap hurufnya.

Itulah 10 jenis font terbaik untuk bisnis yang bisa lo pakai. Beberapa font tersebut juga bisa lo gunakan untuk desain kemasan produk yang menarik, desain banner yang kreatif, hingga membuat desain logo menggunakan font keren seperti di atas.

 

Feauture image - blogfonts.com