Kenapa Semua Anak 90’-an Pakai Celana Kodok dan Kaos Bergaris?
Waktu kecil dulu, memilih baju itu urusan serius. Kelas satu SD saja, kita sudah rela rebutan celana kodok warna-warni dan kaos bergaris. Sekarang, tren fashion itu malah jadi juara di TikTok dan Pinterest..
Dulu, kalau ketemu teman pakai celana kodok, langsung kode komunitas. Saat main petak umpet, celana itu awet dipakai jungkir balik. Warna hijaunya pudar? Justru makin keren.
Sekarang, di feed TikTok, celana kodok dengan potongan longgar dipadukan kaos crop top—udah kekinian banget.
Kaos Bergaris Bikin OOTD Semarak
Buat alas kakinya, Dari warung sebelah sampai lapangan bola, sandal jepit jadi pilihan utama. Nyaman dipakai lompat-lompat, gampang dicuci, dan harganya ramah di kantong jajan. Sekarang, beberapa brand premium malah merilis koleksi sandal jepit dengan sol tebal dan detail metalik untuk kelas atas.
Trus pas di sekolah, khususnya Minggu pertama, saking semangatnya, semua murid bawa tas ransel bergambar kartun superhero favorit. Isiannya cuma buku tulis dan bekal seporsi nasi uduk, tapi aura superhero bikin kita merasa seperti idola. Hari ini, ransel motif kartun sama cepatnya laku di marketplace vintage.
Dari ‘Malu-maluin’ ke ‘So Aesthetic’
Gaya 90an dulu dianggap norak, sekarang jadi harta karun nostalgia. Celana kodok, kaos bergaris, sandal jepit, dan backpack Doraemon membawa kita balik ke masa tanpa drama tagihan. Thanks to TikTok dan Pinterest, kita bisa pamer #ThrowbackFriday dengan bangga dan gaya.
Jadi, kapan lo mau unbox lemari lawas dan pakai lagi?